03 Juni 2009

Kenangan Masa lalu

Saat itu kumenangis
Tangis dalam kesepihan
Ditemani gelap sunyi

Terluka saat aku mengingat
Ingatanku selalu tertuju di masa itu

Kenangan itu berarti bagiku
Namun juga penyesalan
Masa itu aku juga banyak berdosa
Dosa pada sahabatku

Aku terlalu berbohong
Menutupi wajahku sebenarnya
Wajah yang sedih kututupi dengan balutan dosa

Aku tak tahu
Apakah itu dosa terbesar yang aku buat
Mungkinkah sampai sekarang mereka tak tahu
Masa Laluku dulu
Apakah aku harus jujur
Apakah itu jawaban yang terbaik
Aku tak tahu harus menceritakan dari mana

Aku tak sanggup untuk jujur
Pasti mereka akan menjauhiku



Oleh
Dewi Tri Utari

10 komentar:

Lis Indra mengatakan...

Kenangan masa lalu selalu indah..
Apalagi tentang sahabat..

Noor's blog (inside of me) mengatakan...

Jujur yang terucap akan lebih baik
Jangan biarkan kenangan memenjara hidupmu
Apa yang menanti didepan tak ada yang tahu
Bagai secangkir kopi yang terhidang
Kita tak akan tahu pahit atau manisnya
Bila kita tak mencicipi

areev wahyu mengatakan...

yang pahit di masa lalu
kini terasa manis
yang manis di masa lalu
justru kini berubah pahit
....

Anonim mengatakan...

saya adalah oku yang mermerlukan derma iklas dari anda hulurkan derma bantulah kami ringgankan beban kami dengan derma anda ke akaun maybank 151128173196

Usup Supriyadi mengatakan...

jujur itu mata uang yang lalu dimana-mana
tak apa kau dijauhi setelahnya, itikadmu mulia,
jujur lebih baik, kebohongan akan terkuak, sebagaimana sejarah yang sejatinya tak dapat dimanifulasi...

Usup Supriyadi mengatakan...

blogku http://degoblog.wordpress.com/

Anonim mengatakan...

menurut ku jujur itu lebih baik...
mskipun dengan apa adanya kita membuat kita dinilai orang rendah
tapi itu lebih baik
karena orang akan bangga dgn kejujuran dan kesederhanaan kita

Violet Angel mengatakan...

Kejujuran adalah segalanya,
bukan hanya untuk diri sendiri, tapi untuk semua....
mampir2 ke blog aq yah...;)
http://violetangelblogs.blogspot.com

K-night mengatakan...

Masa lalu,
Entah kapan aku merasa terkejar waktu,
Terbawa rasa yang terus berovolusi
membawa kata dalam setiap aksara
Entah sejak kapan
Dunia ini menjadi suatu perburuan
Dengan Batas dan waktu yang terus menyerang.

Anonim mengatakan...

massa llu tak bisa di lupakan sllu terbayang bayang dibenak pikiran senang atau sedih.

Posting Komentar

Silakan berkomentar tentang kami sesuka anda. Kami terima apapun dari anda termasuk kepahitan kata-kata anda. terima kasih!

Dipersembahkan oleh - Kopi Sastra | eblogtemplates Semua karya sastra dalam blog ini boleh dipublikasikan ulang dengan syarat mencantumkan Nama Pengarang dan Link KOPI Sastra