19 Mei 2009

Maaf, Ternyata Kau Setan

Hey cantik.
apa kabarmu?
masihkah kau beradu keringat dengan sesiapa?
jam berapa kau pulang
saat tahrim?


Hey boy...
masih pegalkah pundakmu?
sini kupijit
masih ngilukah tulangmu?
karena inex kemarin yah...
Maaf aku tak ikut
bukan solidaritas, tapi identitas

Siang pak...
masih lapar?
masih terkuncikah kantongmu?
kuncinya hilang yah...
kenapa tangan kananmu jatuh ke kantong orang?
kuncimu hilang?
saya rasa kuncinya ada di tangan kirimu pak...

Senang aku kalian ramah padaku
Benci aku kalian ludahi aku dari belakang
Bangga aku kalian berparas menawan
Sedih aku tahu engkau setan



oleh
Nugraha

6 komentar:

Linda Belle mengatakan...

huhuhu....
sapa nih yg setan..

Anonim mengatakan...

kuncinya ketinggalan di mobil kali

umi rina mengatakan...

Senang aku kau menulis lagi
Bangga aku kau tahu identitas
Setan mereka jangan kau hiraukan lagi
Bisikan mereka biar menguap ke atas

arvin mengatakan...

:)) gelo

KOPI Sastra mengatakan...

@ Linda
Yang pasti Bukan kamu

@ NN
Kuncinya mungkin di kantong sakumu

@ umi
Terima kasih umi
maaf, kemarin kami sedang sibuk ujian

@ Arvin
:))

Rudy Azhar mengatakan...

Wuih... serem juga ya???

Posting Komentar

Silakan berkomentar tentang kami sesuka anda. Kami terima apapun dari anda termasuk kepahitan kata-kata anda. terima kasih!

Dipersembahkan oleh - Kopi Sastra | eblogtemplates Semua karya sastra dalam blog ini boleh dipublikasikan ulang dengan syarat mencantumkan Nama Pengarang dan Link KOPI Sastra