29 Maret 2009

Tragedi Situ Gintung

hening
masih banyak yang menari di alam mimpi
benteng buatan manusia tak berdaya menahan bah

gintung terisak

dan
Tuhan menguji kembali
belum hilang tsunami melauti Aceh
kini tergambar kembali
tanggul mendanaui Gintung

mereka saudaraku,
saudaramu,
saudara kita lagi
ditelan air

mereka selamanya pulas
terus menari di antara bintang

mereka saudara kita

maaf kami tak punya kuasa lebih.
doa kami untukmu, Saudaraku.


oleh
KOPI Sastra

2 komentar:

Dhe mengatakan...

:( sedih ya akan peristiwa tersebut..
hanya mampu mengirim doa buat yang tlah pergi
dan semangat buat yang ditinggalkan

bibicriwis mengatakan...

Tiada luka derita menghujam jiwa
Tiada asa tersisa bersama sesal yang lara
Duka itu masih berbekas di sudut hati
Namun keraguan tak kan terjadi lagi, masih tetap berselimut di hati

Semoga, ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua...

Posting Komentar

Silakan berkomentar tentang kami sesuka anda. Kami terima apapun dari anda termasuk kepahitan kata-kata anda. terima kasih!

Dipersembahkan oleh - Kopi Sastra | eblogtemplates Semua karya sastra dalam blog ini boleh dipublikasikan ulang dengan syarat mencantumkan Nama Pengarang dan Link KOPI Sastra