26 Februari 2009

Elegi Cinta

aku ingin melepaskan genggaman jemarimu
yang rupanya sudah terlalu kuat menjerat urat nadiku
lantas kuenyahkan dalam aliran darah
dan menghilang dalam sisa denyut jantung yang lemah

izinkan aku mengisinya dengan ribuan doa
hingga mampu menggantikan jiwa-jiwa yang patah
dan dekapan cinta lalu menyerah
memelukku dalam buaian pengharapan yang terlanjur lelah


oleh
Mely A.

7 komentar:

The Dexter mengatakan...

Tinggalin saja mas... capek dengan yang kayak gitu.

Senoaji mengatakan...

kerennnnn...

Kristina Dian Safitry mengatakan...

kucari gambarmu dilangit langit kamar
ingin kurengkuh letihmu dalam asaku
tapi kenapa, sketsa jiwamu bagai bingkai foto tanpa gambar

*gubrak!he..he..gi belajar merangkai kata nih. harap maklum,*

guswal mengatakan...

wanita............
semakin digenggam semakin semakin meronta....

yuni mengatakan...

no comment selain bagus

Sastra segalanya mengatakan...

'hingga mampu menggantikan jiwa-jiwa yang patah'

ajib uy....

bunda azka mengatakan...

wah.. mau putus nih ceritanya ma cweknya :f

Posting Komentar

Silakan berkomentar tentang kami sesuka anda. Kami terima apapun dari anda termasuk kepahitan kata-kata anda. terima kasih!

Dipersembahkan oleh - Kopi Sastra | eblogtemplates Semua karya sastra dalam blog ini boleh dipublikasikan ulang dengan syarat mencantumkan Nama Pengarang dan Link KOPI Sastra