03 Januari 2009

Rengkuh Aku Dalam Selaksa ampunan-Mu

Berangkat dari keterpurukan
Terlalu lama aku bernafas dalam ruang gelap
Hanya udara dalam dinding-dinding dingin
yang menyesakkan menembus paru-paruku

Ketika aku membuka mata
hanya butir-butir cahaya kesadaran yang tersisa
Serta ratapan tanpa makna

Telah terbunuh tiap derai air mata dan terkubur dalam dosa
Dan aku terpuruk dalam nelangsa

Ingin larut saja patahan-patahan jiwa ini dalam jutaan dzikir
Lalu tenggelam dalam ribuan doa…
Tumpah ruahlah segala pilar-pilar api yang pernah tegak berdiri
Luluhlantak segala benteng-benteng panas yang pernah tercipta

Lalu aku mati dalam dekapan
Dan tenang dalam pelukan
Pelukan-Mu Tuhan


oleh
Mely A.

3 komentar:

Ali Munandar mengatakan...

makin matang aja nih postingannya, saya minta izin mas copas ... mau kirimi sms ke yayang pk sastra

KOPI Sastra mengatakan...

silakan!!!
kami akan selalu memberikan karya kami untuk anda!!
namun dengan syarat.... nama penulis harus dicantumkan...

asa mengatakan...

jangan mati dulu....belon juga berhasil...ayo kamu bisa...!!!..he..he

Posting Komentar

Silakan berkomentar tentang kami sesuka anda. Kami terima apapun dari anda termasuk kepahitan kata-kata anda. terima kasih!

Dipersembahkan oleh - Kopi Sastra | eblogtemplates Semua karya sastra dalam blog ini boleh dipublikasikan ulang dengan syarat mencantumkan Nama Pengarang dan Link KOPI Sastra