26 Desember 2008

Tak Pernah Jelas

Hidup ternyata tak sehebat yang kubayangkan
Kujalani hari seadanya
Dan ternyata sangat tidak mengesankan
Basi…
Membosankan…
Hanya itu dan itu

Tak bisa kugapai setetes kemenangan
Aku ingin menang
Tapi malah gamang

Aku menguntit tentang bagaimana kehidupan pemenang
Ternyata semuanya karena uang
Semuanya tentang uang
Bukan lagi tentang kepuasan hati
Ia pun dapat tersenyum lebar karena ber-uang
Bahkan tertawa terbahak-bahak

Tapi kini ia bangkrut digerogoti rentenir
Aku lihat hal lain yang membuatnya senyum selalu
Dan ternyata ketenaran

Tapi setelah kadapatan memakai barang haram ia malah lebih terkenal
Tapi kini ia seperti tak punya gigi
Bahkan terkadang menunduk atau menutupi mukanya
Mungkin ia berjerawat sebesar bola ping pong

Aku kesal pada apa
Tak tahu aku
Seperti ingin marah pada seseorang
Tapi orang itu tak ada
Dan memang tak pernah ada untuk hal ini

Musik datang dan aku tenang
Tapi hanya ketika ia berdendang
Setelah ia berhenti aku merasa kalut yang luar biasa

Kau kata ingin terkenal dan banyak uang dengan jalan bermusik
Silahkan saja!

Aku hanya ingin bahagia
Tapi bagaimana dan apa
Semuanya serba tak jelas setelah kau tak ada

oleh
Qopal

2 komentar:

Umi Rina mengatakan...

Semua akan menjadi terang dan jelas saat engkau berpegang teguh pada ke-2 nya,
Kutahu, kau mengerti itu apa...:)

Arsyad Indradi mengatakan...

Ada pemahaman untuk mengakhiri siksa dan derita karena tak mampu melepaskan ikatan problema kehidupan, ia memilih kematian. Mungkin ini jalan terbaiki baginya. Tetapi ada orang yang punya obsesi lain "aku harus menang ".Maka segala jalan harus ditempuh untuk mencapai kemenangan itu. Dan ada lagi orang yang beranggapan bahwa problema kehidupan itu datangnya dari diri sendiri. Oleh karena itu, berupaya menghindar dari permainan problema itu. Dari sekian banyak pemahaman itu, kembali kita serahkan pada diri kita sendiri jalan apa yang mesti ditempuh.

Posting Komentar

Silakan berkomentar tentang kami sesuka anda. Kami terima apapun dari anda termasuk kepahitan kata-kata anda. terima kasih!

Dipersembahkan oleh - Kopi Sastra | eblogtemplates Semua karya sastra dalam blog ini boleh dipublikasikan ulang dengan syarat mencantumkan Nama Pengarang dan Link KOPI Sastra