31 Desember 2008

Asbak di Kamarku Sudah Penuh

Hari kemarin ibu-ibu pontang-panting mencari minyak
Takut anak-anaknya tak makan
Sang ibu putus asa
Akhirnya mereka sekeluarga berpuasa

Hari ini ibu-ibu pontang-panting mencari gas
Takut anaknya tak makan lagi
Sang ibu kelelahan
Akhirnya mereka puasa lagi

Apa boleh buat....
Sang ayah sudah tak nampak
Dan anak-anaknya begitu cilik

Miris hati melihat mereka
Ingin aku carikan makan
Tapi apalah daya asbak di kamarku sudah penuh
Penuh sejak seminggu yang lalu
Dan tempat sampah tak lagi menampung daun pisang

Sampah yang sangat bau
Karena sudah empat hari tak dibuang
Tersimpan tak terusik di pojok dapur rumahku

Karena meja makanku pun sudah tak punya piring
Piring itu tersimpan sejak lima hari yang lalu
Piring yang sekarang tinggal lima buah
Padahal lima tahun lalu jumlamnya ada lima puluh

Ingin aku berteriak ‘aku lapar’ di depan kantor bupati
Tapi untuk kesana aku tak punya celana
Ingin aku berjualan kantong di pasar
Tapi preman-preman itu memelototiku
Lebih baik aku puasa
Ini hari ke-lima aku puasa

Oleh
Qopal

6 komentar:

Chopper Wallpaper mengatakan...

selamat taon baru 2009!

Dexter mengatakan...

Bikin saja bungkus2 rokoknya buat asbak, kan ngirit ga beli lagi.

Umi Rina mengatakan...

Kalo puasa terus, asbaknya nggak bakalan nambah penuh lagi dech... :)

frizzy mengatakan...

Puisimu mantaff sob,

Happy New Year 1430 H and 2009 AD
May you have better life, better sex and better achievement.

Cheers, frizzy2008.

asnur mengatakan...

Di tahun 2009 ini, minyak dan gas akan sulit di dapat lagi ?

intelektualkuldesak mengatakan...

aku masih bingung makna puisi nya nih!!
ada yang bisa jelaskan???

Posting Komentar

Silakan berkomentar tentang kami sesuka anda. Kami terima apapun dari anda termasuk kepahitan kata-kata anda. terima kasih!

Dipersembahkan oleh - Kopi Sastra | eblogtemplates Semua karya sastra dalam blog ini boleh dipublikasikan ulang dengan syarat mencantumkan Nama Pengarang dan Link KOPI Sastra