17 November 2008

Raqen

di bawah cahaya lampu yang putih
di antara barang-barang berserakan
tinta menoreh kata
berjuta makna menyiratkan rasa dalam dada

entah seberapa dalam dapat menggambarkan sebuah makna
entah seberapa penting untuk dirasa
entah seberapa naif hati bersembunyi dalam besitan luka

kini terbayang wajanya
kini tergores kembali luka
kini di antara kenangan dan khayalan

bayangan untuk selalu bermain dalam imaji yang tak ada ujung

Raqen the Joker

3 komentar:

faris_antoni mengatakan...

puisinya bagus nyentu banget
salam kenal

diksatrasia mengatakan...

menarilah bersama imajinasi kita sendiri... nanti kau akan menikmati indahnya sajian imajinasi

CMB Team mengatakan...

puisi yang menceritakan puisi
nice poetry..
salam buat penulis
Raqen The Joker

Posting Komentar

Silakan berkomentar tentang kami sesuka anda. Kami terima apapun dari anda termasuk kepahitan kata-kata anda. terima kasih!

Dipersembahkan oleh - Kopi Sastra | eblogtemplates Semua karya sastra dalam blog ini boleh dipublikasikan ulang dengan syarat mencantumkan Nama Pengarang dan Link KOPI Sastra