17 November 2008

Kutemukan Tetesan Air Matamu di Halaman Buku Puisiku

kutemukan tetesan air matamu di halaman buku puisiku
seperti itukan dirimu saat tak di sampingku
menangisi cintaku
menangisi kekecewaanku
terlalu sakit kau lakukan itu untukku

aku jangan kau kasihani
jangan kau tangisi
aku adalah mimpi yang harus kau lupakan
aku hanya gula yang harus kau campur dengan air

percuma kau tangisi aku
karena kenyataannya aku bukan pemilikmu

aku bukan siapa-siapa
aku hanya aku
aku hanya orang yang bisa mencintaimu
tanpa bisa memberikan bahagia untukmu
aku hanya bisa memberi tangis di hatimu

boolle

3 komentar:

Septian mengatakan...

wah..karya sastra yg indah..sayang, belum tahu harus kuberikan ke siapa..

" moenthe carlo " mengatakan...

ya...
nice...

Kang Jibrat mengatakan...

biarkan seperti air mengalir
apa adanya ...

Posting Komentar

Silakan berkomentar tentang kami sesuka anda. Kami terima apapun dari anda termasuk kepahitan kata-kata anda. terima kasih!

Dipersembahkan oleh - Kopi Sastra | eblogtemplates Semua karya sastra dalam blog ini boleh dipublikasikan ulang dengan syarat mencantumkan Nama Pengarang dan Link KOPI Sastra